7 Mitos Makanan Bernutrisi

7 Mitos Makanan Bernutrisi

7 Mitos Makanan Bernutrisi

Ada beberapa jenis makanan bernutrisi yang dianggap buruk untuk tubuh, padahal sebenarnya makanan tersebut baik untuk dikonsumsi. Apa saja mitos-mitos yang membuat makanan sehat terkesan buruk? Simak daftar selengkapnya seperti yang dilansir bebas dari India Times (05/04) berikut ini.

Anggur dan jeruk menunda penyembuhan pasca operasi

Kandungan vitamin C yang tinggi justru membantu penyembuhan jahitan operasi. Namun buah-buahan tersebut tidak dianjurkan untuk dikonsumsi pada hari operasi.

Air kelapa meningkatkan kadar keasaman lambung

Faktanya, air kelapa sebenarnya direkomendasikan untuk mengurangi rasa mulas dan membantu menyeimbangkan PH dalam lambung agar tidak terlalu asam maupun basa.

Keju asam (cottage cheese) membuat gemuk

Keju asam yang kaya akan protein baik untuk dikonsumsi saat diet. Sebab makanan ini justru akan membantu Anda memenuhi asupan nutrisi dengan jumlah kalori yang rendah.

Cokelat menyebabkan jerawat

Mitos ini benar jika Anda alergi terhadap cokelat dan meningkatkan berat badan jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Namun studi terbaru sebenarnya malah menunjukkan bahwa cokelat tidak membuat gemuk.

Pepaya adalah penyebab keguguran

Buah pepaya matang tidak berbahaya jika Anda mengonsumsi sesuai porsi.

Kacang-kacangan membuat gemuk

Kacang-kacangan justru mengandung lemak tak jenuh yang bisa dimasukkan ke dalam menu diet. Namun mengonsumsinya secara berlebihan memang menyebabkan kegemukan.

Karbohidrat itu buruk

Tidak semua karbohidrat buruk bagi kesehatan Nutrisi Food, sebab karbohidrat merupakan ‘bahan bakar’ energi Anda. Anda cukup memilih sumber karbohidrat yang juga bernutrisi untuk kebaikan tubuh Anda.

Fakta penting yang perlu Anda ketahui adalah semua makanan bernutrisi pun akan berdampak buruk bagi tubuh jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan.

Leave a Reply