Wajarkah Ibu Hamil Anemia?

Anemia merupakan salah satu kondisi dimana tubuh seseorang kekurangan Hb atau Hemoglobin atau yang sering kita sebut dengan istilah kurang darah. Tentu saja saat terkena anemia ada perubahan yang dirasakan tubuh. Perubahan yang paling sering terjadi adalah timbulnya rasa pusing, terutama saat kita berdiri dari posisi duduk atau tidur. Akan tetapi, bagaimana jika anemia terjadi pada ibu hamil? Apakah wajar atau justru berbahaya? Sebelum melakukan pengobatan terhadap anemia ini, perlu anda ketahui apa penyebab penyakit anemia tersebut. dengan mengetahui penyebab secara pasti, maka kita pun akan mudah dalam mencari pengobatan yang tepat.

Penyebab penyakit anemia pada ibu hamil dapat berasal dari berbagai faktor. Misalnya, ketika tubuh kekurangan zat besi, maka anemia ini disebur dengan anemia defisiensi zat besi. Lain halnya dengan anemia defisiensi folat yang disebabkan oleh kekurangan folat yang berguna untuk menumbuhkan sel sel baru termasuk sel darah merah. Ibu hamil yang kekurangan vitamin B12 pun beresiko terkena anemia yang disebut dengan anemia defisiensi vitamin B12.

Jika anda merupakan seorang ibu hamil dan sudah atau khawatir terkena penyakit anemia, maka ada beberapa hal yang bisa anda lakukan. Jika anda khawatir terkena anemia, tentunya harus ada tindakan pencegahan selama masa kehamilan, yaitu dengan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besu seperti sayuran hijau, daging merah atau sereal.

Akan tetapi, jika anda sudah terlanjur terkena anemia, langkah yang paling tepat adalah dengan berkunjung ke dokter supaya dokter dapat memberikan penanganan dan pemberian obat yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh anda. selain itu, perbaiki keadaan anda dengan rajin mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi dan juga folat.

Menjaga kesehatan diri terutama dari serangan anemia saat sedang dalam masa kehamilan tentu saja penting dilakukan mengingat adanya dampak buruk jika anda mengabaikan hal ini. Anemia yang menyerang dengan sangat berat bisa menyebabkan bayi lahir secara prematur dan juga menimbulkan berat badan bayi yang rendah, apalagi jika bayi kekurangan folat bisa mengakibatkan kecacatan pada otak dan tulang belakang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *