Keluarga Harmonis = Keluarga Sehat

Memiliki keluarga yang utuh adalah dambaan semua orang, kehilangan salah satu dari keluarga adalah menjadi beban tersendiri bagi setiap individu, seperti salah satu dari keluarga meninggal atau berpisan akan menimbulkan kesehatan yang menurun pada keluarga alias yang kurang baik, karena dampak tersebut terjadi akibat kurang memperhatikan kesehatan, pola hidup sehat dan berlarut-larut dalam kesedihan, sehingga kurang memperhatikan kesehatannya. Untuk menjaga hubungan baik antar keluarga yaitu dengan selalu memberikan perhatian dan kekompakan dalam sebuah keluarga. Karena dengan begitu, sikap mental seseorang dalam sebuah keluarga akan terkontrol dengan baik. Setiap masalah yang terjadi harus segera mencarikan solusinya dengan membicarakannya pada anggota keluarga dan tidak menyembunyikannya satu sama lain.

Berikut tips agar keluarga terjalin harmonis dengan baik dan menjadi keluarga yang seutuhnya:

1. Seorang kepala keluarga

Kepala keluarga harus memiliki tanggung jawab tersendiri dalam memimpin dan menjadi imam dalam keluarga, karena kendali keluarga berada pada kepala atau pemimpinnya. Jika keluarga Anda masih lengkap, maka yang menjadi kepala keluarga adalah Ayah, namun jika tidak ada, maka Ibu ynag menjadi kepala keluarga sekaligus ibu rumah tangga. Seorang ayah yang menjadi kendali disini adalah yang bertanggung jawab terhadap kebutuhan sandang, pangan, papan bagi keluarganya. Mencari dan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tidak harus berlebih yang terpenting adalah cukup secara ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan setersunya.

2. Peran ibu dalam keluarga

Ibu tentunya sangat memiliki peranan penting, karena ibu yang mengurus segala kebutuhan rumah tangga, mengatur pengeluaran dan pemasukan dari seorang ayah, memenuhi segala aspek dalam kehidupan sehari-hari untuk kesejahteraan keluarganya, mengatur keuangan keluarga dengan teratur untuk biaya kehidupan sehari-hari, adanya Ibu dalam menjaga kesehatan keluarga seutuhnya, mengatur waktu dan biaya hiburan dan sebagainya. Seorang ibu menjadi kendali kedua dalam keluarga setelah Ayah.

Misalkan pada masalah kesehayan, hendaknya ibu sampai menemani anaknya kontrol kesehatan ke dokter, menajari anaknya kebersihan rumah agar rumah tetap nyaman dan bebas dari penyakit serta masih banyak lagi yang lainnya.

3. Anak

Dalam kehidupan di keluarga, jelaslah bahwa seorang anak menjadi penerus di masa depan bagi keluarganya, penerus generasi keturunannya dan anak adalah asset berharga daripada harta, banyak keluarga yang tidak memiliki anak dan sangat merindukan kehangatan dan keceriaan sebuah keluarga dengan kehadiran seorang anak, namun ada pula yang memiliki anak tapi disia-siakan dan ditelantarkan. Manfaat anak bagi keluarga adalah untuk penerus generasi dimasa depan bagi keluarga, agama dan bangsanya kelak. Maka, didiklah anak sejak kecil dengan kahlak mulia dan pendidikan yang cukup untuk bekal di masa depannya.

Semoga tips ini bermanfaat dan menjadi referensi bagi Anda ke depannya dan keluarga anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *