Bahaya Mengkonsumsi Mie Instan

Hampir semua orang di Indonesia tau dan pernah mengkonsumsi mie instan. Makanan satu ini memang sangat populer dikalangan masyarakat karena harganya yang murah, rasa yang enak dan penyajiannya yang simpel. Indonesia memang terkenal sebagai salah satu negara pengonsumsi mie instan kedua terbanyak di dunia setelah Cina, bahkan salah satu produsen mie instan yang terkenal di Indonesia telah menjual produk mereka ke luar negeri seperti ke australia dan Afrika. Mie instan yang terkenal di Indonesia umumnya ada dua jenis, yaitu mie kuah dan mie tanpa kuah, yang masing-masing keduanya sangat populer di Indonesia.

Seiring dengan popularitas mie instan yang terkenal enak dan simpel, beberapa peneliti dan fakta kesehatan perlahan membuktikan bahwa mengkonsumsi mie instan sehari-hari dengan porsi yang tidak terkontrol memiliki dampak kesehatan yang buruk bagi tubuh. Secara umum, bahan dasar mie instan yang terbuat dari tepung aman dikonsumsi karena kandungan karbohidratnya yang hampir menyerupai nasi, namun yang perlu diingat bahwa mie instan dalam bentuk kemasan telah mengalami beberapa optimasi seperti penambahan zat lilin yang melapisi agar mie instan awet dalam kemasan dan mudah berubah tekstur saat terkena air panas. Bukan hanya itu, bumbu yang digunakan pada mie instan dinilai berbahaya karena mengandung MSG yang berbahaya bagi otak.

Berikut beberapa dampak buruk bagi kesehatan saat mengkonsumsi mie instan secara berlebihan:

  1. Kerusakan jaringan otak

Seperti disebutkan sebelumnya, konsumsi MSG yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi otak kita. Memakan mie instan baik mie kuah maupun mie goreng secara terus menerus tentu akan berdampak pada penumpukan zat kimia berbahaya dalam tubuh, dan akhirnya menimbulkan kerusakan sel-sel jaringan otak. Sebenarnya bukan Cuma mie instan, makanan lain yang mengandung MSG juga akan memberikan dampak yang sama.

  1. Keguguran

Percaya atau tidak, ibu hamil yang sering mengkonsumsi mie instan akan berpotensi mengalami keguguran. Seperti kita ketahui janin dalam rahim ibu hamil sangat rentan dengan zat kimia, termasuk zat kimia pengawet buatan pada mie instan.

  1. Obesitas

Bukan Cuma bumbunya, mie instan yang terbuat dari tepung dan beberapa campuran lainnya mengandung lemak dan karbohidrat yang tinggi, sehingga mengkonsumsi mie instan secara terus menerus akan membuat lemak dan energi dalam tubuh yang menumpuk, apalagi jika tidak dibarengi dengan olahraga yang rutin, potensi obesitas akibat mi instan akan semakin besar.

  1. Penyebab kanker

Juga telah disebutkan di awal tadi. Dalam proses pembuatan mie instan, produsen biasanya akan menggunakan zat lilin agar mie yang dihasilkan kenyal dan tidak lengket. Zat lilin sejatinya adalah zat kimia berbahaya bagi tubuh karena butuh waktu yang sangat lama bagi tubuh untuk mencerna zat lilin ini, yaitu sekitar dua hari sehingga mie instan terlebih dahulu membusuk di dalam tubuh. Bahaya zat lilin dinilai lebih besar di jenis mie kuah dibandingkan mie goreng, karena bekas air rebusan mie instan juga mengandung lilin yang juga berbahaya.

Zat lilin yang menumpuk dalam tubuh berpotensi membuat kita mengalami penyakit kanker, mulai dari kanker hati, kanker usus, sampai kanker tulang. Selain itu kandungan zat aditif pada bumbu mie instan juga bisa menjadi faktor pemicu terjadi nya kanker.

  1. Kerusakan organ

Selain MSG dan zat lilin yang berbahaya, kandungan propylene glycol yang terdapat dalam mie instan juga dinilai berbahaya bagi tubuh. Zat anti-beku yang mencegah mie menjadi kering saat dikonsumsi. Zat propylene glycol ini akan dengan mudah terakumulasi di jantung, hati dan ginjal yang apabila terakumulasi dalam jumlah banyak akan menyebabkan kerusakan organ dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

 

Leave a Reply